Halaman

Sejarah Singkat

 

MadrasahAliyah Negeri 2 Palembang sebelumnya adalah S.P. IAIN ( Sekolah Persiapan IAIN ) yang di bentuk dan didirikan berdasarkan Keputusan Manteri Agama No. 4 Tahun 1967, dengan tujuan untuk mempersiapkan calon-calon mahasiswa IAIN yang berkualitas.

            Dalam perkembangan selanjutnya berdasarkan Keputusan Menteri Agama No.17 tanggal 16 Maret 1978 S.P. IAIN tersebut dilebur menjadi MAN 2 Palembang. sebagai tindak lanjut dari Keputusan Menteri Agama tersebut maka pada tanggal 11 Desember 1987 diadakan serah terima yang diwakili oleh Rektor IAIN Raden Fatah sebagai pihak pertama kepada Kanwil Departemen Agama diwakili oleh Drs. Sanusi Ahmad sebagai pihak kedua. Sedangkan sebagai Kepala MAN 2 Pelembang yang pertama adah Bapak Drs. H. Abdullah Muhaimin L.C.

            Pada awal berdirinya madrasah ini mempunyai siswa ( siswa ex S.P. IAIN ) sebanyak   200 orang. Namun dalam perkembangan selanjutnya dari tahun ke tahun semakin mendapat perhatian dan kepercayaan dari masyarakat luas dan fasilitas pun semakin bertambah baik dan lengkap. Hal tersebut terbukti dengan semakin mengkatnya jumlah yang diterima. Puncak jumlah siswa terjadi pada Tahun Pelajaran 1999/2000 yang sebanyak 1512 orang siswa, sedangkan untuk jumlah pendaftar terjadi pada Tahun Pelajaran 2001/2002  yaitu mendekati angka 1.500 pendaftar.

Seiring dengan semakin banyaknya tuntutan masyarakat terhadap madrasah, terlebih lagi calon siswa dari kalangan menengah keatas mulai menunjukkan peningkatan yang cukup menggembirakan, maka mulai Tahun Pelajaran 2001/2002 madrasah ini tidak lagi mengutamakan banyaknya jumlah siswa, melainkan sudah mulai memprogramkan peningkatan kualitas seperti:

  • Meningkatkan kualitas Siswa
  • Meningkatkan kualitas Guru
  • Meningkatkan kualitas Managemen
  • Meningkatkan kualitas Kurikulum
  • Meningkatkan kualitas Pembelajaran
  • Meningkatkan kualitas Fasilitas Pembelajaran
  • Meningkatkan kualitas Kepatuhan
  • Meningkatkan disiplin kepada siswa

            Dari sejumlah program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil belajar.

            Sebagai tindak lanjut dari program tersebut mulai T.P 2001/2002 jumlah siswa mulai dikurangi, managemen ditata kembali, Guru yang kurang berkualitas kemampuanya melalui penataran, seminar, loka karya, dan study banding. Kurikulum di desain Full Day School, fasilitas belajar semakin dikembangkan baik melalui program maupun atas kerja sama dengan Komite Madrasah, sedangkan gagal muka persentasenya sekarang ini hanya berkisar 1,6 persen saja.

            Dalam perjalanan kedepan semua komponen yang ada di madrasah ini ditunjang dengan kesiapan Komite Madrasah Model baik system pengelolahan menagemen, out put dan out come sebagai tindak lanjut dari Keputusan Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Sumatera Selatan No. wf/6-0/Kpts/P.P.03.2/1362/2003 tanggal 17 April tentang ditetapkannya MAN 2 Palembang sebagai salah satu madrasah yang ada di Sumatera Selatan